Kamis, 30 Juli 2009

inikah yang sebenarnya....?

Awal dari kehidupan ku yang sebenarnya. Aku tidak akan bertanya mengapa semua menjadi seperti ini !. aku juga tidak akan menyalahkan siapapun dalam kehidupan ku, semua kujalani dengan baik menurut ku. Aku bahagin dengan hidupku, aku punya keluarga yang harmonis meski sederhana. Aku punya banyak teman yang selalu ada buatku, meski lebih sering aku menyakiti mereka. Sadar atau tidak mereka yang terbaik buatku. Juga seorang yang telah banyak merubah hidupku, aku menyayanginya seperti aku menyayangi diriku sendiri. Tapi aku tidak membandingkan kasih sayang ku terhadapnya dengan kedua orang tuaku, karena aku menganggap itu dua hal yang berbeda.


Dari kecil aku selalu menganggap kehidupan kan selalu mudah untuk di jalani, karena aku berfikir akan selalu ada yang membantuku. Tapi semuanya tak seperti yang aku bayangkan, tak selalu dalam hidup itu mudah dan menyenangkan. Suatu saat kita pasti akan menjalani kehidupan dengan sangat sulit. Dan pastinya tidak akan mudah menghadapinya. Jadi kita juga perlu merasa tegar dan menyiapkan mental saat kesedihan datang. Memang saat kesedihan yang tidak kita inginkan itu datang kita akan selalu merasa bahwa hidup kita tidak ada artinya lagi, bahkan terkadang ada yang befikiran mengakhiri hidupnya hanya karena ga bisa ngadepin kesedihannya itu. Padahal dalam tingkatan kehidupan manusia inilah saat-saat kita di uji untuk menjadi manusia dengan tingkat yang lebih tinggi, lebih dewasa, dan pastinya lebih mengenali siapa diri kita sebenarnya. Juga dengan kesedihan akan banyak hal positif yang kita dapatkan.


Sekolah….!!! Dari kecil aku selalu sekolah di lembaga ma’arif biasa orang tuaku ingin selalu melihatku mendapatkan bimbingan agama yang baik. Hehe… meski sekarang dah gede aku agak nakal buanyak.


Di SMK aku mulai berani pacaran meski baru kelas dua akhir baru berani.. hehe… cz kelas satu belum berani ma cewek, masih minder2 nya….!!!. Setelah tiga tahun di SMK tepatnya di SMK ma’arif NU Benjeng, aku mulai bisa mengerti bagaimana kehidupan, juga bagaimana kita harus bertanggung jawab sama hidup kita. Pokoknya jangan sampai ada kata lari dari kesalahan, apa lagi melimpahkan kesalahan kita terhadap orang lain.


Lulus sekolah tepatnya pertengahan tahun 2007, kalo ga salah awal Agustus, ya awal Agustus. Aku mulai berangkat meninggalkan rumah dan mencari sesuatu yang sebenarnya aku butuh kan. Juanda….!!! Tepatnya di perumahan Griyo Mapan Sentosa Blok EJ 35, aku ikut di sebuah tempat service dan jual beli Computer, Pak Tugianto nama pemiliknya. Orang jogja yang dah lama menggeluti bidang IT ini di Surabaya. Kurang lebih setahun setengah aku disana. Ya meski belum kerja tapi cukuplah buat menghidupi diri sendiri. Hehe….!!! , disana sedikit demi sedikit aku mulai belajar mengenai Computer, kerusakannya, merakit atau membuatnya, juga sampai keliling untuk mengantarkan pesanan Customer. Meski cuman pake sepeda motor Honda Grand, Honda win dan Suzuki smash, yang kondisi ketiganya mengenaskan, aku dan teman-teman seperjuangan selalu bahagia dan menganggap setiap keberangkatan adalah adventure. Sekalian cuci mata keliling-keliling Surabaya dan kota-kota lain di kekitarnya.


Disana pertama aku kesana ada Bagus, dia anak porong dan udah lama kerja disini. orangnya tinggi besar, tapi ga gondrong... penampilan lumayan, meski jarang banget mandinya.(ga mesti tiga hari sekali, hehe padahal yang lagi nulis dulu juga gitu kebiasaannya) soal computer dia dah mahir. dia juga dah sering keliling2 sama aq n yang lain. beberapa bulan aku disana bagus pindah kerja. ya masih sama di service computer kaya' aq cuman lebih gede, coz disana biasa bos ku ngambil barang. kalo ga salah di daerah Bendul Merisi, tepatnya Plasa marina masuk ke arah utara terus ada beberapa gang ke kanan, gang yang ada masjidnya masuk terus mentok nanti rumah nomor dua dari timur. hadap keselatan. tapi ga tau baru sebentar disana keluar n pindah lagi sempet sih ketemu pas aku mau balik ke Lamongan, dia lagi jalan ama ceweknya, di depane kebun bebet. tak tanyain katanya kerja di ruko sebelah timur sana...! (depan kebun bibit mqsudnya). tapi ya gitu belum lama dah keluar lagi, kemarin sih katanya lagi nganggur, n sempet main ke sini (tempat kerjaku) . paling ga dia udah mau datang nemuin aku kesini. ok thanks aj buat u.


Taufiq biasanya di panggil topek, ni anak jogja juga keponakane pak Tug, anaknya juga tinggi, rambutnya pendek terus berdiri semua. dia disana dua minggu sebelum aku, dia bareng sama Bobby temennya dari jogja. tapi mungkin dia ga bisa adaptasi dengan surabaya, baru dua disana dia kena demam berdarah, dan di rawat di RSUD Sidoarjo setelah dirawat disana, dia memutuskan balik ke jogja. tapi topek tetep disini. setelah itu sebenarnya aku ngira cuman ada bagus aja disana coz dah dua hari ga ada siapa2 lagi yang aku temui. e ternyata yang lain lagi dirumah sakit

Dua minggu disana aku kedatangan seorang teman lagi, aku kaget banget coz sebelumnya ga pernah nyangka kalo Udin tetangga plus sodara aku juga mau ikut belajar di sana. setelah beberapa minggu disana sendiri, dengan lingkungan baru sendiri, dan sekarang ada udin yang nemenin aku, rasanya seneng banget.

singkat cerita (hehehe kaya dongeng aja) setelah menjalani kehidupan baru yang penuh kesibukan, tanggung jawab, seneng susah, akhirnya kita mutusin untuk pindah atau ga ikut disana lagi, ya mungkin karena berbagai macam alasan yang ga mungkin di jelasin semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar